Selasa, 23 Desember 2008

piano

Belajar main piano

Beberapa hari ini, saya terlibat diskusi mengenai pendidikan piano dengan beberapa teman sesama pengajar piano dari ‘jenis aliran’ musik yang berbeda - klasik dan pop/jazz - selain juga menerima banyak email yang menanyakan hal seputar belajar piano.

Mengajar piano memang pekerjaan saya di hampir 10 tahun belakangan ini.
Meskipun bukan seorang master, tapi saya mencintai pekerjaan saya ini.
Dari seorang ‘ordinary housewife’ dengan latar belakang pendidikan akademis ilmu matematika, tiba-tiba harus terjun menjadi seorang educator di bidang musik membuat saya harus banyak belajar memperdalam pengetahuan musik, teknik bermain piano klasik, psikologi anak maupun paedagogy.

Bisa main piano saja memang tidak cukup untuk bisa mentransfer ilmu main piano.
Di sinilah tantangannya..
Mengajar piano ternyata tidak sesimpel menjelaskan ‘do re mi’ dan ‘tang ting tung’ di piano, tapi harus juga mengajarkan ‘logika membaca not’, bagaimana berekspresi, melatih keberanian, memotivasi, sampai mengajarkan disiplin.

Dalam sharing mengenai pengajaran piano dengan teman-teman..
Ternyata ada perbedaan persepsi antara saya dengan teman-teman sesama pengajar piano klasik mengenai pendidikan dasar piano.

Berdasarkan pengalaman saya selama ini, saya sampai pada kesimpulan bahwa mengajar murid di tingkat dasar itu justru sangat penting dan lebih sulit daripada murid di tingkat yang lebih tinggi karena memberikan fondasi. Jika salah memberikan fondasi, akan sangat sulit diperbaiki lagi.

Saya berpendapat bahwa, yang namanya belajar piano pada awalnya ya belajar piano, tidak bisa juga ‘dikotak-kotak’an antara belajar ‘piano klasik’, belajar ‘piano pop’, atau belajar ‘piano jazz’.

Imho, belajar piano ya belajar musik.
Belajar memainkan piano di sini adalah belajar ‘menguasai’ instrument piano.
Bagaimana cara membaca not balok dan menerjemahkannya ke dalam permainan piano.

Siapapun yang ingin belajar main piano seharusnya mendapat bekal pengetahuan yang cukup juga tentang teori harmony, tangganada dan chord. Selain yang paling penting juga tentu saja harus menguasai rhythm sebagai dasar bermusik.

Belajar piano klasik bukan berarti ‘tabu’ menggunakan chord, atau kalau belajar piano dengan menggunakan chord namanya jadi belajar piano pop..
Bahkan Bach, Mozart dan Beethoven pun menggunakan harmony, tangganada dan chord dalam musiknya.

Tidak ada metode khusus untuk ‘belajar piano klasik’, yang ada adalah metode untuk ‘belajar piano’. Klasik, Jazz, Rock atau Pop adalah jenis aliran musik.
Bentuk not balok yang dibaca ya sama saja.
Yang membedakan adalah feel’ dari jenis musik yang dimainkan.
Dan ‘feel’ yang berbeda bisa jadi memang membutuhkan teknik memainkan yang berbeda juga.

Tapi pada dasarnya, pelajaran dasar piano belum dapat dipisah2kan antara piano klasik, pop atau jazz. Begitu juga pendapat teman saya pengajar piano pop/jazz.

Itulah sebabnya, bisa jadi ada anak yang belajar ‘piano klasik’ selama bertahun-tahun, menjadi sangat terlatih untuk membaca partitur musik, tapi ternyata tidak bisa memainkan pianonya tanpa partitur. Menurut pengamatan saya, hal ini terjadi karena mereka tidak mendapat cukup bekal pengetahuan tentang teori harmony, tangganada dan progression chord sejak awal belajar. Padahal, seandainya pengetahuan ttg harmony diberikan sejak awal, dalam 2 atau 3 tahun belajar piano, anak-anak seharusnya sudah dapat memainkan berbagai ‘warna’ musik.

Memang, buat saya, mengajarkan dasar2 bermain piano bukanlah pekerjaan mudah.
Jujur, saya sering mendapat kesulitan kalau menerima murid pindahan, karena basicnya kurang kuat. Bahkan saya pernah menerima seorang murid yang sudah belajar piano selama 4 tahun, sudah bisa memainkan “Fur Elise” luar kepala, tapi ternyata tidak bisa membaca not sama sekali…:(

Ada pertanyaan yang sering sekali diajukan pada saya :

Pada umur berapakah anak sudah bisa mulai belajar main piano ?

Sebenarnya, pengenalan musik sendiri sebaiknya diberikan jauh sebelum anak mulai belajar memainkan instrument musik. Bahkan dapat dimulai sejak dalam kandungan.
Sering mendengarkan musik apapun juga dapat meningkatkan musikalitas anak.
Mendengarkan musik sambil bertepuk tangan, menari atau menyanyi pun sudah dapat dikatakan mengenalkan musik pada anak.

Tapi umur paling ideal untuk mulai belajar memainkan instrument musik khususnya piano adalah umur 5 tahun. Di umur ini anak secara fisik sudah punya jari-jari yang cukup kuat untuk memencet tuts2 piano, dan biasanya sudah mengenal abjad dan menghitung.

Tapi pada dasarnya, tidak ada kata terlambat untuk mulai belajar musik.
Belajar piano bisa dimulai dari umur berapa saja, usia dewasa sekalipun. Meskipun mungkin kalau belajar piano nya dimulai di usia dewasa jari-jari memang sudah tidak selincah anak-anak ya..;-)

Bagaimana kalau ingin belajar main piano, tapi tidak punya piano ?

Yaaaa...
saya seringkali menyarankan, coba belajar saja dulu, sambil melihat minatnya.
Biasanya, kalau memang berminat, murid-murid saya akan minta dibelikan piano.
Jadi kalau bisa sih, pada waktu anak mulai belajar piano, orangtua sebaiknya sudah bersiap-siap nabung untuk beli piano...gitu...

Skill itu sesuatu yang sangat berharga lho..

Senin, 22 Desember 2008

Gitar BoZ

Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan gitar, dari kita bisa bermain solo sampai grup atau duet.
Di dalam permainan gitar banyak variasi-variasi permainan, salah satunya adalah memainkan melodi.
Memainkan melodi ini belum semua orang bisa dengan lancar, termasuk saya sendiri.
Mari kita belajar bersama bagaimana sih agar kita dapat memainkan melodi dengan gitar.
Ini ada beberapa tips dan trik yang cukup mudah untuk dipraktekan, antara lain:
  1. Yang pertama kalian harus belajar banyak dari orang lain yang kemampuannya di atas kalian, dengan cara observatif dan mempraktikannya dirumah dengan intensif;
  2. Banyaklah sharing dengan orang-orang yang berwawasan luas tentang musik khususnya gitar, dan minta tolong kepada dia supaya mau mengajarkannya kepada anda;
  3. Untuk para otodidak banyaklah beli-beli buku tentang musik, kalau saya boleh saran beli buku yang mengulas tentang scale dan arpegio pelajarilah dengan dinamis, serta intensif sampai kamu benar-benar hafal dan menguasainya;
  4. Kamu-kamu juga harus sering dengerin musik yang banyak instrumennya kayak Dream theater, Paul gilbert, Joe Satriani, Steve Vai. Kalau perlu ulik tuh lagu, itu juga melatih feeling kamu supaya kamu lebih bisa berimprovisasi dengan baik;
  5. Latihan minimal 3-4 jam/hari, latih terus jari-jemari kamu hingga keempat jarimu harmonis;
  6. Senam jari harus sering dilakukan, biar jari-jari kamu tidak kaku, lakukan setiap pagi selama 30 menit saja;
  7. Yang paling penting kamu harus bisa menguasai picking dan sweeping, karena teknik ini merupakan yang paling penting dari suatu melody, kalau kamu sudah lancar kedua teknik ini, kesananya bakalan lebih gampang. Soalnya saya juga belum sepenuhnya menguasai, karena tidak ada waktu buat latihan seharian, coz saya orang sibuk, jadi ini bakalan sangat sulit sekali, hahahahaha, sebenere seh ngga bisa, alasan aja sibuknya tuh;
  8. Pilihlah pick yang tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis, supaya picking yang kamu hasilkan bisa lebih bersih;
  9. Coba anda bikin lagu sendiri dengan membuat instrumennya lebih berbobot, supaya daya improvisasi, feeling, dan inspirasi anda meningkat.

Itu tips dan trik tak ambil dari punyae orang.

Selamat mencoba, semoga sukses dengan hasil yang diharapkan bahkan bisa lebih.
Aminnn

Les Piano...

Wah, iseng-iseng dan karena penasaran, bagaimana sih cara belajar piano/keyboard?
Berikut ada beberapa tips mengenai tehnik dasar untuk belajar main piano/keyboard:

FINGERING (hand and finger forms, relaxation of arms & shoulders)
Latihan untuk fingering ini, ditujukan untuk supaya, kita sebagai musisi, khususnya pemain piano atau keyboard, posisi jari dan tangan kita saat bermain ada dalam posisi yang benar. Juga untuk bentuk jari-jari kita saat bermain di atas tuts piano atau keyboard ada dalam posisi sempurna. Latihan jari ini mencakup Tangga Nada dan Cadence.

TOUCHING (touch of the notes, legato-staccato, phrasing, dynamics and expression)
Latihan untuk touching ini ditujukan untuk supaya, kita sebagai musisi, khususnya pemain piano atau keyboard. Kita mengerti interpretasi kita dalam bermain music. Gak cuman yang sekedar bermain music, tapi music itu yang harus keluar dari hati kita. Kita mengetahui dimana kita harus bisa maen keras atau lembut. Bermain dengan ada tekanan atau nyambung atau putus-putus dan atau dengan aksen yang tepat. Ada dinamika, feeling dan ekspresi.

RHYTHM dan TEMPO
Latihan untuk rhythm and tempo ini ditujukan untuk supaya, kita sebagai musisi, ini mencakup untuk semua instrument. Baik sebagai pemain drums, bass, guitar, percussions atau juga piano dan keyboard. Kita perlu mengetahui harga notes, ketukan & rhythm pattern. Kita perlu tau juga tentang tempo yang benar.

Rhytmic dalam bermain music (comping). Ada soul atau groove dalam bermusic. Harus ada “nyawa” dalam kita bermain dalam 1 band. Kita harus tau juga tentang TIME SIGNATURE (lagu itu dimainkan dalam ketukan 2/4, ¾, 4/4, 3/8, 6/8 etc)

HARMONY (chords progression, voicing and accompaniment)
Latihan untuk harmony ini ditujukan untuk supaya kita bisa lebih kaya dalam mengembangkan pola chords yang kita pakai dalam sebuah lagu. Mengembangkan juga bunyi yang dihasilkan dari chords yang kita mainkan.

Dan juga untuk memperluas cara kita bermain dalam konteks kita mengiringi seorang penyanyi atau jemaat. Karena dengan kita bermain dalam harmonisasi yang bagus, maka akan tercipta suatu kesatuan yang baik. Dengan mempunyai pengetahuan harmoni yang baik, kita dapat membuat aransemen yang pasti bisa lebih enak. Mengetahui posisi kita sebagai musisi, lebih sebagai pengiring!

READING
Latihan ini lebih ditujukan untuk mereka yang belum bisa membaca not balok atau combo partitur. Diharapkan mereka di kemudian harinya bisa untuk membaca partitur not balok atau combo part. Mereka mengenal Treble Clef (kunci G) dan Bass Clef (kunci F). Mereka mengetahui tentang KEY SIGNATURE (ada berapa sharp (#) atau flat (b) lagu itu dimainkan). Dengan kita melihat tanda-tanda tersebut dengan sendirinya kita sudah tau kalau lagu itu dimainkan di tangga nada apa. Jelas itu akan sangat mempermudah kita dalam bermusik.




Sebelum melakukan tehnik senam jari, hendaknya Anda melakukan pemanasan/stretching pada tanggan anda khususnya.
Kemudian pelajari juga cara memetik gitar yang benar, caranya: taruh tangan Anda pada bagian tremolo (ujung pangkal senar pada body gitar) usahakan bisa memetik mulai dari senar ke 1 sampai senar ke 6 tanpa menggeser posisi tangan Anda tadi.
Lalu, coba Anda melatih memetik gitar dengan menggunakan pick secara down up (turun naik) pada senar 1 sampai senar 6 dengan tempo yang stabil.
Berikut salah satu tehnik senam jari:

Bagian pertama:

E|————————————————————–1–2–3–4–

B|————————————————–1–2–3–4————–

G|————————————–1–2–3–4————————–

D|————————–1–2–3–4————————————–

A|————–1–2–3–4————————————————–

E|–1–2–3–4————————————————————–

Keterangan :

· Senar dipetik turun dulu, baru naik, begitu seterusnya (nomor yang ganjil turun, yang genap naek)

Bagian kedua:

E|–4–3–2–1————————————————————–

B|————–4–3–2–1————————————————–

G|————————–4–3–2–1————————————–

D|————————————–4–3–2–1————————–

A|————————————————–4–3–2–1————–

E|————————————————————–4–3–2–1–

Keterangan :

· Senar dipetik naek dulu, baru turun, begitu seterusnya (nomor yang ganjil naek, yang genap turun)

Lakukan kedua bagian di atas secara berurutan, maksudnya bagian kedua adalah sambungan bagian pertama, jadi sebenarnya bagian pertama dan kedua tidak terpisah, setelah pertama lalu langsung kedua.
Lakukan dengan tempo perlahan kemudian tambah kecepatan temponya secara bertahap. Hendaknya senam jari dilakukan minimal selama 30 menit sehari selama seminggu, insyaAlloh tangan Anda akan lancar dalam memetik gitar (bermain melodi)


Siapa sih yang ngga kenal dengan alat musik gitar?
Di dunia ini orang sudah cukup akrab dengan alat musik yang satu ini, setiap hari mungkin orang mendengarnya dimainkan oleh orang-orang di sekitar mereka, atau mungkin dari media-media yang mereka punyai.

Di sini aku ngga mau panjang lebar berkata-kata alias basa basi, karena nanti pasti basi omonganku ini :P
Ini aku pengen mengupas sedikit bagaimana cara bermain gitar mulai dari dasar sampai mahir, lumayan nih, kemarin abis mbaca-mbaca di internet dan tak bandingin dengan apa yang aku peroleh selama ini, khususnya belajar bermain gitar.

Berikut tips dan triknya:

  1. Tingkat Dasar (Tahap Awal)
    Secara umum untuk bisa memahami dan memainkan gitar kita perlu mempersiapkan beberapa hal, diantaranya:
    • Teori musik dasar secara umum, seperti cord gitar dan tangga nada musik, tangga nada baik # maupun b (mol). Pelajari kord gitar yang mudah, misalkan C, Dm, Em, F, G, Am, untuk tahap sampai menghafal kord, kita ngga usah perdulikan tangga nada musik;
    • Mengetahui cara menggunakan gitar dan kegunaannya. Setelah menghafal kord-kord tadi, coba belajar memainkan perpaduan-perbaduan dari kord, maksudnya, belajar memainkan gitar dengan pindah dari kord 1 ke kord berikutnya, misal C Em F G, begitu seterusnya
    • Belajar stem gitar sendiri
      Stem gitar mudah dilakukan, untuk cara menstem gitar ada di tutorial Cara Menstem Gitar yang praktis.
  2. Tingkat Menengah (Tahap Medium)
    Kalau hanya sekedar ingin tampak hebat di mata orang-orang sekitar, cukup kuasai poin 1 + sebagian atau seluruh teknik dan kord2 dasar atau yang lebih komplek lagi.
    Misal :
    • Cukup terapin kord C,D,E,F,G,A,B dan minornya:# maupun b;
    • Penjarian jari kiri dan gerakan jari kanan, penjarian di sini maksudnya kita belajar meletakkan jari-jari kita secara pas saat kita bermain dengan kord-kord yang berpindah-pindah;
    • Pelajari pola dan skala dasar pada gitar dari nada dasar C = 0 sampai dengan B baik minor maupun mayor serta kenaikan penurunan dari nada dasar.
  3. Tingkat Mahir
    Terbagi menjadi 2 dan saling berkaitan, tidak ada yang saling mendahului untuk diutamakan:
    • Belajar Teori, meliputi:
      • Mempelajari cara membaca not balok atau not standar (kalo bisa) dan wajib not gitar (tablature);
      • Perdalami skala nada pada gitar seperti: harmonic minor, pentatonic, kromatic, Blues1 dan 2,jazz mayor dan minor, hindu, japanese, slendro (jawa), pelog (jawa), dsb (mencapai seribu lebih macam dan variasinya).
    • Memperdalam Teknik
      Inilah yang paling kelihatan beres tidaknya dalam kita belajar maen gitar termasuk penerapan teori diatas seperti:
      • Penjarian (peletakan jari-jari dengan tepat pada not yang akan kita tekan dan menghasilkan bunyi yang sempurna);
      • Penerapan teknik dan teori khusus, seperti: Picking dengan berbagai jenisnya, genjreng, streaming, bending, pull, hammer, slide, trill, sweeping, muting, dsb;
      • Improvisasi, misalkan kalau kita sedang maen-maen dengan suatu lagu, coba kita improvisasi mengirinya dengan melodi-melodi dari kita sendiri;
      • Mencoba mengaransemen berbagai jenis dan aliran musik.

Adapun sebelum bermain gitar alangkah lebih baik jika kita melakukan pemanasan terlebih dahulu, supaya jari-jari kita khususnya dan badan kita enak buat nggenjreng ataupun bermelodi ria, berikut beberapa pemanasan yang dapat dilakukan:

  1. Senam anggota badan dari leher, lengan pundak, pergelangan dan engsel tangan, ruas jari. emang dibutuhkan bwt memperlancar peredaran darah ke otak dan untuk kelenturan (dari Metode Bermain Melodi Rock, Inung);
  2. Senam jari kanan dan kiri. banyak macamnya sayangnya susah dijelaskan dengan kata2, untuk senam jari ada di tulisan Senam Jari untuk pemanasan bermain gitar;
  3. Senam lain, cukup aneh, seperti memainkan kord2 dengan jari tangan kiri diikat kencang dgn gelang karet, hehehehe, cukup sakit lho :D

Ok temans, di atas adalah sedikit info semoga dapat bermanfaat bagi kita semua yang pengen maen gitar secara mahir dan profesional.
Jika ada tambahan akan saya tulis di blog saya ini.